Efek Buruk Kecanduan Minuman Beralkohol

Image by Unsplash
Setiap orang memiliki alasan yang berbeda saat ditanya kenapa minum minuman yang beralkohol. Mulai dari karena mereka memang menyukai alcohol sampai karena tuntutan pergaulan. Alasan lain yang ditemui karena ingin menghilangkan stres atau melupakan peliknya hiruk-piruk masalah dalam hidup. 

Berbagai merek dari minuman beralkohol beredar di pasaran. Dari yang mengandung zat alkohol rendah hingga tinggi. Juga berbagai rasa yang dijual membuat kebanyakan orang ingin terus bahkan kecanduan minum minuman beralkohol, seperti merek Guinness Pint, bir Bintang, San Miguel, Greensand dan produk minuman beralkohol lainnya. Minuman tersebut menurut kebanyakan consumer bisa memberikan ketenangan sesaat pada pikiran mereka.

Pada kenyataannya, minuman yang dianggap bisa menenangkan pikiran ini menyimpan banyak sekali bahaya bagi tubuh, terutama bisa merusak fungsi organ hati. 


Minuman Keras Merusak Fungsi Organ Hati

Selain otak, organ fital yang tergolong sangat kompleks adalah hati. Hati berfungsi menyaring racun pada darah, mengatur kadar gula darah dan kolesterol, membantu proses pencernaan makanan, membantu tubuh melawan infeksi dan serangan penyakit lainnya.

Tapi bagaimana jadinya saat organ hati terkontaminasi zat berbahaya seperti alkohol pada kadar candu? Simak uraian ilustrasi di bawah ini bagaimana hati bekerja keras saat alkohol masuk kedalam tubuh kita.

Saat seseorang minum minuman beralkohol, cairan tersebut akan diserap ke dalam aliran darah. Sebelum beredar ke seluruh tubuh, alkohol akan melewati organ hati. Organ hati mempunya sel-sel yang mengandung enzim yang bertugas mengubah zat alkohol menjadi air dan karbon dioksida agar tidak berdampak buruk pada bagian tubuh lainnya.

Bayak sel-sel hati akan mati setiap kali terkontaminasi zat alkohol. Karena memang hati adalah organ tubuh yang tangguh, maka ia bisa dengan mudah memproduksi sel-sel baru. Namun kemampuan hati untuk meregenerasi sel-sel tersebut akan terganggu saat seseorang dengan terus-menerus mengonsumsi alkohol dalam jangka Panjang, atau kecanduan. Efeknya, hati tidak bisa memproduksi sel-sel baru lagi, sehingga mengakibatkan hati menjadi lemah dan rusak parah.

Akibat hati yang rusak di bawah ini merupakan tahapan kerusakan hati yang akan dialami oleh seorang pecandu berat minuman beralkohol. Namun dalam satu kasus, kondisi di bawah ini juga dapat menjangkit pasien secara bersamaan.


Memperlemah hati

Pelemahan hati diakibatkan mengonsumsi minuman keras dalam jumlah banyak, walaupun dalam beberapa hari saja. Mengonsumsi zat alkohol juga bisa memicu penumpukan lemak pada hati. Pada kondisi ini, seseorang aka kembali normal jika berhenti mengonsumsi alkohol minimal 14 hari lamanya. Maka hati akan kembali normal. Namun jika masih mengkonsumsi, maka pelemahan hati telah dimulai, dan perlu diwaspadai jika hati sudah lemah maka gejala hepatitis atau peradangan hati bisa menyerang.


Hepatitis

Setelah organ hati seseorang lemah, maka akan rentan terhadap serangan virus hepatitis. Kondisi ini bisa terjadi jika seseorang tetap mengonsumsi minuman beralkohol saat hati telah dipenuhi oleh lemak. Pada akhirnya hati akan mengalami peradangan. Selama radang pada hati dan lemak yang hati belum parah, kondisi ini masih bisa dipulihkan dengan cara menghentikan kebiasaan minum minuman keras untuk selama-lamanya. Memang terdengar tidak membahayakan, namun jangan dianggap kondisi di atas remeh, karena kondisi tersebut termasuk ke dalam penyakit serius yang bisa mengancam jiwa jika tidak segera diakhiri kebiasaan itu. Jika seseorang tidak berhenti minum alkohol, maka virus shepatitis akan semakin berkembang dan bisa mengakibatkan gagal hati. Dimana gagal fungsi hati bisa menyebabkan pembekuan darah terganggu, koma, penyakit kuning, dan perdarahan pada bagian dalam usus.


Sirosis

Jika seseorang terus-menerus mengonsumsi minuman beralkohol, maka kondisi terparah yang aka dialami adalah menderita penyakit sirosis. Sirosis merupakan kondisi ketika hati yang sudah sangat rusak, sehingga tidak bisa lagi meregenerasi sel-sel baru dan tidak bisa memperbaiki dirinya lagi. Dua kondisi sebelumnya masih bisa diobati da dipulihkan, namun untuk penyakit sirosis tidak bisa dipulihkan. Setidaknya dengan berhenti mengonsumsi minuman keras, bisa mencegah kerusakan hati lebih lanjut. 


Efek Samping Minuman Beralkohol Lainnya 

Selain menyerang bagian hati dan menyebabka penyakit di atas, alkohol juga bisa menyebabkan kondisi-kondisi lainnya, seperti:
  • Gangguan pencernaan.
  • Kadar asam urat yang tinggi.
  • Kanker
  • Anemia
  • Gangguan pada mata.
  • Disfungsi ereksi
  • Osteoporosis
  • Sistem kekebalan tubuh melemah.
  • Penyakit jantung.
  • Epilepsi
  • Demensia.
  • Diabetes
Selain penyakit di atas, mengonsumsi alkohol juga bisa menjerumuskan seseorang ke dalam kondisi bahaya, seperti banyak kecelakaan dalam berkendaraan bermotor akibat si pengemudi di bawah pengaruh alkohol. Ketika seseorang dalam keadaan mabuk, akal dan pikiran serta kefokusan akan terganggu. Sehingga bayak orang yang tidak sadar melakukan hal negatif seperti berkelahi atau melukai orang lain dan melakukan kekerasan lainnya.

===============================| Rules Comment |==========================

[+] Tidak boleh berkomentar yang berbau Porn/Spam/Sara/menjatuhkan.
[+] Komentar yang beranonim tidak kami respon.
[+] Tidak Boleh ribut/bertengkar dalam berkomentar.
[+] Tidak boleh menaruh link hidup.


NB : Jika Melanggar, akan saya hapus komentar Anda.
Sekian, Terima Kasih*

=======================================================================
EmoticonEmoticon