Ketentuan Dosis Obat Mual dan Muntah

Image by Unsplash
Setiap obat memiliki kadar dosis tersendiri dalam pemakaiannya, termasuk Domperidone ini. Obat ini menjadi antiemetik dengan mekanisme kerjanya sebagai penghambat dopamine dengan menginhibisi pada bagian reseptornya. Asal anda tahu, domperidone juga efektif jika digunakan sebagai obat untuk mengatasi muntah pada bayi.

Meskipun aman digunakan, tetapi obat tersebut juga harus digunakan menurut resep dan ketentuan dosis dari dokter. Karena terdapat efek samping yang berpengaruh pada tubuh jika digunakan dengan sembarangan. Sebagai obat mual dan muntah, obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati gejala penyakit Parkinson.

Dosis Penggunaan Obat Domperidone

Untuk dewasa yang mengalami mual dan muntah dianjurkan untuk mengonsumsi obat sebanyak 10 hingga 20 mg setiap 4 sampai 8 jam. Sedangkan dosis untuk mual muntah melalui anus sebanyak 60 mg, yang digunakan 2 kali dalam sehari.

Bagi orang dewasa yang mengidap dyspepsia non-ulkus menggunakan dosis obat sebanyak 10 hingga 20 mg, dalam 3 kali sehari. Lalu, untuk pengidap migrain sebanyak 20 mg dalam waktu 4 jam dan maksimal penggunaan dosis dalam waktu 24 jam.

Bagi anda yang memiliki anak atau kerabat atau lain sebagainya juga harus mengetahui dosis obat ini secara detail karena hal ini sangat membantu sekali. Jika dosis bagi anak yang mengalami mual dan muntah dapat mengonsumsi 10 hingga 20 mg selama 3 kali sehari. Dosis tersebut digunakan untuk anak usia 2 tahun ke atas yang memiliki berat badan lebih dari 35 kg.

Anda perlu mengetahui juga bahwa setiap anak memiliki berat badan berbeda meskipun memiliki umur yang sama. Anak-anak yang memiliki berat badan yang berlebih rata-rata anak tersebut membutuhkan dosis obat yang lebih juga. Berbeda dengan dosis obat yang digunakan untuk obat demam berdarah anak tentunya. Hal tersebut sangat berpengaruh terhadap efektivitas obat dalam tubuh.

Aturan Pemakaian Obat Domperidone

Setiap obat pasti memiliki aturan pemakaian masing-masing. Aturan tersebut diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum mulai melakukan pengobatan pada pasien. Obat ini dapat dikonsumsi melalui mulut(oral) atau lewat anus(rektal). Obat ini bisa digunakan sebelum 10 hingga 15 menit sebelum makan atau sebelum tidur dan jangan menggerus dan mengunyah obat ini.

loading...

===============================| Rules Comment |==========================

[+] Tidak boleh berkomentar yang berbau Porn/Spam/Sara/menjatuhkan.
[+] Komentar yang beranonim tidak kami respon.
[+] Tidak Boleh ribut/bertengkar dalam berkomentar.
[+] Tidak boleh menaruh link hidup.


NB : Jika Melanggar, akan saya hapus komentar Anda.
Sekian, Terima Kasih*

=======================================================================
EmoticonEmoticon